SEARCH :
  • posted by Anindya Nov 15th, 2010

    IMG00514-20101030-1812

    Setiap 3 tahun, selalu ada pergantian 'Chairman of ASEAN' yang dibarengi dengan modifikasi logo baru.

    Indonesia saat ini memiliki posisi yang strategis dalam hubungan luar negeri. Kiprah Indonesia dalam percaturan mancanegara semakin menonjol. Secara ekonomi dan geopolitik, Indonesia semakin diperhitungkan. Bila dilihat dalam konteks regional, Indonesia sebagai anggota ASEAN saat ini memegang 40 persen dari perekonomian di kawasan ini.

    Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia telah mencapai sekitar USD750 miliar atau sekitar 40 persen dari PDB ASEAN. Jika angka tersebut bisa naik mencapai sekitar USD1 triliun, maka penguasaan kita atas perekonomian ASEAN akan mencapai sekitar 51 persen.

    Sebagaimana kita tahu, ASEAN beranggotakan 10 negara, maka dengan penguasaan 51 persen, bila diumpamakan dengan perusahaan, kita ini pemegang saham mayoritas. Hal ini yang membuat Indonesia mempunyai kekuatan besar secara ekonomi. Perkembangan ini membuat Indonesia diakui dan disegani tidak hanya di kawasan ASEAN, tetapi juga oleh dunia.

    IMG00513-20101030-1807

    Pidato Serah Terima Jabatan 'Chairman of ASEAN' dari Vietnam ke Indonesia (2010-2014)

    Buktinya adalah Indonesia masuk dalam G20. Bahkan, merupakan satu-satunya negara ASEAN yang ada di forum 20 negara kekuatan ekonomi dunia itu. Ini artinya, secara tidak langsung Indonesia telah menjadi pemimpin ASEAN dan mau tidak mau negara lain seperti Singapura, Malaysia, dan sebagainya, harus merelakan dan mempercayakan aspirasinya untuk dibawa dan disuarakan oleh Indonesia di G20.

    Presiden Amerika Serikat Barack Obama pun dalam pidatonya saat baru tiba di Indonesia mengakui bahwa Indonesia adalah negara penting dan pemimpin di kawasan ini. Indonesia harus diakui memang sedang melejit dalam perekonomian. Perkembangan perekonomiannya adalah nomor 16 di dunia. Maka itu kita masuk dalam G20, karena dinilai termasuk 20 negara perekonomian terbesar di dunia. Untuk dicamkan, ini karena prestasi perekonomiannya, bukan karena Indonesia punya Bali, atau alasan lain.

    IMG00518-20101030-1823

    Presiden Indonesia dan Vietnam

    Sementara itu, secara ekonomi dan politik sekarang peran ASEAN pun semakin diakui. ASEAN sekarang menjadi semacam penyeimbang di kawasan Laut China Selatan. Negara-negara Barat sangat berkepentingan dengan ASEAN. Mereka menilai kawasan tersebut perlu dijaga ASEAN agar tidak dikuasai China. Jadi, sekarang ASEAN jadi pengimbang antara China dan Barat. Dan pemimpin ASEAN adalah Indonesia, yang paling menonjol secara ekonomi, dan sedang terus berkembang lebih besar lagi. Ini tentu saja membuat peran Indonesia secara global jadi semakin kuat dan berpengaruh.

    ASEAN sendiri semakin kuat dan penting dengan adanya ASEAN Plus Three, negara-negara ASEAN plus tiga negara di luar ASEAN. ASEAN Plus Three sendiri juga ada dua. Pertama, ASEAN plus China, Korea dan Jepang. Yang kedua, ASEAN plus India, Selandia Baru, dan Australia. Mereka ini bergabung tentu karena melihat peran strategis ASEAN bagi kepentingan masing-masing.

    Akhirnya, daripada terkesan mendua karena ada dua Plus Three, dan agar tak terkesan berat ke satu pihak, maka ASEAN dan dua Plus Three ini digabung menjadi forum East Asian Summit. Jadi, pesertanya adalah 10 negara ASEAN plus tiga negara, plus tiga negara lagi, sehingga total menjadi 16 negara. Tentu saja, East Asian Summit ini jadi sangat berpengaruh. Bahkan negara adidaya seperti Amerika Serikat dan Rusia pertama kali dalam sejarah mau ikut menghadiri East Asian Summit tersebut.

    IMG00509-20101029-2223

    Tarian Vietnam menghibur peserta

    Tahun depan, Indonesia akan menjadi tuan rumah East Asian Summit. Presiden AS Barack Obama dan Presiden Rusia Dmitry Medvedev dijadwalkan akan hadir. Bahkan, saat berpidato di kampus UI kemarin, Obama sudah menyatakan akan kembali lagi saat East Asian Summit tahun depan. Dari sini, jelas, peran Indonesia akan semakin penting.

    Jadi, kalau kita lihat Indonesia saat ini, di satu sisi masalah dalam negeri memang banyak, tetapi jangan lupa di dunia Internasional kita meraih capaian yang luar biasa. Kritik terhadap masalah dalam negeri memang harus tetap dilakukan, agar bangsa ini jadi lebih baik. Namun, kita juga harus bersyukur dan mengapresiasi capaian kita yang menempatkan posisi Indonesia begitu strategis dan terhormat. Kalau mau jernih melihat, secara politik Indonesia juga bagus.

    Bagaimana pun juga, terlepas dari persaingan politik di sana-sini, Indonesia jauh lebih stabil dari negara regional lainnya. Obama bahkan memuji transisi demokrasi Indonesia dari zaman penjahan, kepemimpinan tangan besi, sampai era demokrasi dan pemilihan presiden secara langsung saat ini. Walau masih belum sempurna, perkembangan ekonomi dan demokrasi ini juga terus diusahakan terus dijalankan, diiringi penegakan hukum seperti pemberantasan korupsi. Selain capaian di atas, generasi muda Indonesia juga punya kontribusi lumayan besar dalam pergaulan global melalui dunia maya.IMG00506-20101029-2128

    Tak salah jika Obama menyatakan dulu saat dia tinggal di sini, Indonesia masih sebuah bangsa yang masih muda dan memfokuskan perhatiannya ke dalam negeri. Kini, setelah kembali sebagai tamu negara, ia melihat bangsa Indonesia telah jadi bangsa yang memainkan peran penting di kawasan Asia-Pasifik dan ekonomi global. Semua ini harus kita jaga dan kembangkan terus. Jika di luar kita semakin kuat, ke dalam juga harus kita perkokoh. Dengan itu, insya Allah, kita akan segera menyongsong zaman keemasan.

    Share this post
    • Print this article!
    • Facebook
    • Twitter

7 Responses to “Memimpin ASEAN, Memasuki Percaturan Global”

  1. Lisya Asa says:

    Aamiin ya Pak :)
    Pendidikan for sustainin econmy harus trus dtingkatkan dan pmrerataanny hrs trcpta.

  2. Iwan S says:

    Kupasan diatas cukup menarik. Perlu kita ingat, Amerika mendominasi dunia, dan setiap pendominasian, jikalau dihitung2 diatas kertas, selalu yang diuntungkan AS. Sebagai contoh : Masih ingat sejarah Partai Kuomintang dan Kekaisaran China, AS dengan “Getol” mendukung Kuomintang dan selalu support baik dari segi Finansial dan persenjataan, setelah terjaid perang saudara, AS lepas tangan. Itu hanya contoh kecil saja. Contoh tersebut hanya untuk mengingatkan sekali lagi hati-hati dengan AS. Sebenarnya negara ini hanya perlu mencontoh AS saja di berbagai aspek. Untuk bekerjasama just say “NO”. Untuk pujian diterima sajalah. Untuk sebuah pujian pun AS pasti ada udang dibalik batu juga, coba diperhatikan seksama…Pembangunan Ekonomi di jaman SBY, memang luar biasa, namun harus kita lebih fokus lagi, terutama infrastukturnya. Ini sangat penting, dan Bakrie harus melihat daerah-daerah yang berkembang, silahkan masuk dan bangun infrastructurenya. Datang dan kembangkan, saya yakin Bakrie akan semakin kokoh.

  3. dh.ismail says:

    reputasi Indonesia dimata internasional semakin hebat? yes,,, i like it. Posisi Asia semakin strategis di era saat ini,,,this is true. Daniel H. Pink malah lebih jauh menegaskan posisi Asia akan menjadi icon kemajuan abad baru bernama abad high touch dan high concept. India adalah negara paling siap utk jadi pemain terhebat diera tersebut. Persoalannya sdkru Anindya sang rising star, bagaimana kesiapan SDM bangsa ini untuk menjadi pemain utama diabad tersebut, jika jumlah pengusahanya sangat sedikit. Jika pemimpin dan warganya tidak pro bisnis. Usul Kongkrit kami, diperlukan sinergi otentik antar tripartiet untuk fokus membangun SDM unggul sebagai modal sukses bangsa ini diera mendantang. Tanpa SDM bangsa yang tangguh terutama dari sisi pengembangan enterpreneur akan sulit posisi tersebut untuk kita pertahankan. Akhirnya, KADIN dan assosiasi usaha harus duduk barang dengan pemimpin pemerintahan serta para guru bangsa untuk memikirkan crash program tersebut. Good posting ! salam hangat dan salam sukses selalu.

  4. GN DARMAJAYA says:

    ketika saya baca posting ini.pikiran saya sedang melayang” tentang program s2 dari BCF.saya pun teringat pesan bapak dirumah..impian dan sikap positif. apakah bangsa ini sudah memilikinya?? luar biasa org lain melihat bangsa kita begitu besar kuat dan berpotensi, tp apakah rakyat kita sendiri melihat merasakan berpikir hal yang sama?? belum tentu.didik mental masyarakat kita dulu.jadikan mental” entrepreneur.mental juara.mental positif.bangsa ini pasti akan maju. bangsa ini punya semuanya untuk menjadi raksasa dunia -saya sepakat dgn posting anda-, sda yg melimpah jumlah sdm yg luar biasa banyaknya letak geografis yg strategis kita punya semuanya -modal untuk sukses-.tegakkan kepala karena kita bangsa indonesia.Impian dan Sikap Positif yang masyarakat bangsa kita sangat perlukan saat ini. salam sukses.

  5. Yuli sofia says:

    Sungguh pencapaian yang luar biasa dan sudah sepatutnya juga diiringi dengan peningkatan sdmnya. Karena dapat dipastikan tantangan kedepan tidak akan lebih mudah dari sekarang demi mewujudkan visi Indonesia yg lebih sejahtera.

  6. Yuli Sofia says:

    Sungguh pencapaian yang luar biasa dan sudah sepatutnya juga diiringi dengan peningkatan sdmnya. Karena dapat dipastikan tantangan kedepan tidak akan lebih mudah dari sekarang demi mewujudkan cita-cita Indonesia yg lebih sejahtera.

  7. Iya nih, kapan ya Indonesia bisa terlepas dari masalah dalam negeri selama satu dekade lebih: KORUPSI.
    Semoga ke depannya, semakin baik lagi capaian-capaian yang bisa diraih Indonesia, dan membuat bangga rakyatnya, termasuk saya. :lol:

Leave a Reply

Spam Protection by WP-SpamFree