SEARCH :
  • posted by Anindya Oct 4th, 2013

    ANB Photo shoot bersama para anggota ABACLast week, President Susilo Bambang Yudhoyono officially launched the 12.7-km Bali Toll Road. It spans beautifully across Benoa Bay, linking Benoa, Ngurah Rai, Nusa Dua on the island resort of Bali. The Bali Toll Road construction uses environmentally friendly methods to minimize water pollution in the surrounding area. Despite all the hype generated by this new toll road, not all infrastructure development in Indonesia has been smooth sailing.

    The Bali Toll Road project suggests that Indonesia has the potential to improve its infrastructure needs in the near future. Indonesia’s active engagement in the Asia Pacific Economic Cooperation (APEC) forum can serve as a catalyst to address our infrastructure deficit which is glaring. A single taxi ride from Soekarno – Hatta International Airport to Jakarta’s CBD is sufficient evidence that we lack an inadequate transport network. This results in traffic congestion which adds significant costs to doing business. In Indonesia, the average logistics cost is 14.08% of total sales. By contrast, the figure is only 4.8% in Japan. Indonesia has made great strides in promoting infrastructure development in recent years. It has improved the environment for foreign direct investment. However, more can and should be done. Continue Reading »

  • posted by Anindya Oct 1st, 2013

    photoBagaimana Indonesia memanfaatkan forum APEC untuk meningkatkan pertumbuhan  dan kemampuan daya saing usaha mikro, kecil dan menengah? Soal ini menjadi pertanyaan menarik, jelang dilaksanakan KTT APEC 2013 yang akan dilaksanakan di Bali, awal  November. Integrasi pasar global, menghadapkan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) pada persaingan global pula. Bersamaan dengan itu,  berbagai peluang global juga terbuka, menunggu untuk dimanfaatkan.

    Sebagai tuan rumah sekaligus Ketua APEC 2013, Indonesia berhasil menggolkan agenda pembahasan penguatan UMKM, sebagai prioritas dalam KTT APEC.  Besarnya kontribusi UMKM dalam menopang kemakmuran dan  pertumbuhan ekonomi Indonesia, menjadi alasan yang rasional mengapa agenda tersebut perlu didesakkan.  Jumlah UMKM  lebih dari 99%  dari total keseluruhan perusahaan di Indonesia. Total tenaga kerja yang diserap mencapai 97%. Sementara sumbangan UMKM terhadap terciptanya Produk Domestik Bruto (PDB) mencapai 57%.

    Dalam beberapa kali krisis ekonomi, UMKM  menjadi sumber ketahanan yang terbukti dapat menjadi bantal peredam perekonomian Indonesia. UMKM juga mampu menciptakan pemerataan ekonomi. Karena itu sangat layak kita mengharapkan UMKM dapat terus memainkan perannya dalam menopang pertumbuhan ekonomi nasional dan menciptakan kemakmuran bangsa. Continue Reading »

  • posted by Anindya Apr 24th, 2013

    562582_10151535943625138_373058022_nKamis, 18 April 2013, saya diundang ke acara Indonesian Young Leader Forum II 2013 yang diselenggarakan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), di Hotel Ritz-Carlton, Pasific Place, Jakarta. Ini acara yang menarik dan penting, karena dalam forum ini dihadiri para tokoh bangsa ini seperti Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Prabowo Subianto, Harry Tanoesoedibjo, dan lain sebagainya.

    Saya sendiri bukan kali pertama diundang menjadi pembicara di acara ini. Setiap tahun, saya selalu diundang untuk ikut berbagi ide dan gagasan dalam forum tokoh muda Indonesia ini, bisanya mengenai topik ekonomi-bisnis. Pada acara kali ini, saya mengisi sesi bersama Putri Mantan Presiden Megawati Soekarnoputri yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan Mbak Puan Maharani, dan Mayor Infanteri Agus Harimurti Yudhoyono, perwira muda TNI yang juga putra Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

    Kami berbicara mengenai kesiapan Indonesia dalam menyambut ASEAN Economic Community tahun 2015. Masing-masing dari kami menyampaikan pandangannya menurut bidangnya. Misalnya Mbak Puan dari sisi sosial-politik, Mas Agus dari aspek militer (pertahanan dan keamanan), dan saya sendiri dari sisi ekonomi-bisnis. Continue Reading »

  • posted by Anindya Oct 12th, 2012

    Pelantikan HIPMI Jabar dan Dialog Kebangsaan_Bandung_09102012 (4)Kemarin, Selasa 9 Oktober 2012, saya diundang menjadi pembicara di acara “Forum Garuda Muda”. Acara ini digelar di Trans Luxury Hotel bersamaan dengan pelantikan Badan Pengurus HIPMI Provinsi Jawa Barat.

    Saya hadir bersama tokoh muda lainnya yang menjadi pembicara mewakili bidangnya masing-masing. Ada Mayor Inf Agus Harimurti Yudhoyono (putra Presiden Susilo Bambang Yudhoyono) yang mewakili tokoh muda di bidang militer, Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf, yang mewakili bidang pemerintahan, Politisi PAN Bima Arya Sugiarto yang mewakili bidang politik, saya sendiri yang mewakili dunia usaha, serta Ketua Umum BPP HIPMI Raja Sapta Oktohari.

    Kami berlima memaparkan mengenai kondisi bangsa dan kepemimpinan dalam berbagai aspek sesuai bidang kami masing masing. Dalam diskusi, tergambar perspektif anak muda mengenai bidang pemerintahan, kemiliteran, dunia usaha, politik, serta kesejahteraan rakyat. Continue Reading »

  • posted by Anindya Oct 8th, 2012

    Instagram-logoIn April this year Instagram, a wildly popular photo-sharing mobile app, was purchased by the social networking site Facebook for $1 billion in cash and stock consideration. Not an ordinary, business-as-usual acquisition, even by standards in the go-go tech space.

    From a valuation standpoint, Instagram’s acquisition is a fantastic outlier. One week before the headline-splashing deal, Instagram closed a $50 million venture capital round for an implied valuation of $500 million. Those financiers were then happy to be walking to the bank making twice their investment in a matter of days.

    The size of this deal may have prompted Silicon Valley to redo its math on the financing of a sizzling tech start-up, but it is the speed at which Instagram was ultimately snapped up by Facebook that suggests a paradigm-shifting development has unfolded. Founded in October 2010, this 12-person company took only 18 months to career from development stage to viral spread to eye-popping monetization. Continue Reading »

  • posted by Anindya Sep 28th, 2012

    aif-slide3-apec2013Dalam perjalanan menuju ke bandara Vladivostok, setelah mengikuti APEC CEO Summit, akhir pekan lalu, saya mengagumi Russky Bridge. Jalan tol dan jembatan berpemandangan laut yang indah ini menghubungkan Vladivostok dengan Pulau Russky, tempat berlangsungnya APEC CEO Summit dan KTT Pemimpin Ekonomi APEC yang berakhir pada 9 September 2012.

    Jembatan gantung sepanjang 1.104 meter ini menjadi etalase sukses Rusia sebagai tuan rumah dan ketua APEC 2012 dalam membangun infrastruktur dan memenuhi agenda penting soal konektivitas. Tak kurang dari 26 miliar dollar AS diinvestasikan Pemerintah Rusia untuk membangun Vladivostok.

    Presiden Vladimir Putin memiliki visi jauh ke depan. Pembangunan infrastruktur di wilayah paling timur Rusia ini tak hanya untuk menyambut perhelatan APEC, tetapi juga untuk meluncurkan Vladivostok sebagai ”ibu kota keuangan dan bisnis di wilayah Timur Jauh”. Vladivostok terletak berdekatan dengan perbatasan China dan Korea. Continue Reading »