SEARCH :
  • posted by Anindya Oct 16th, 2014

    IMG_5099Gordon E. Moore, salah satu pendiri Intel, pernah mengatakan bahwa kompleksitas sebuah mikroprosesor akan meningkat dua kali lipat tiap 18 bulan sekali. Apa yang dikatakan oleh Moore itu kemudian dikenal sebagai Hukum Moore atau Moore’s Law.

    Meski Hukum Moore dewasa ini dianggap tidak relevan, karena ternyata dengan teknologi nano waktu yang dibutuhkan menjadi lebih singkat dari 18 bulan, tapi Moore’s Law tetap jadi acuan. Pengembangan industri semikonduktor masih menjadikannya sebagai patokan target atau tujuan yang ingin dicapai. Hasilnya komputer dan peralatan teknologi lainnya menjadi semakin cepat dari waktu ke waktu.

    Akhir pekan lalu (Sabtu, 11 Oktober 2014), saya menceritakan Hukum Moore ini kepada para anak muda di Semarang. Mereka adalah anak muda yang tergabung dalam Wirausaha Undip yang mengundang saya menjadi pembicara di Grand Seminar Entrepreneur Grow and Move (EGROVE) 2014. Dalam acara yang digelar di Gradika Bhakti Praja, Semarang, itu saya memberikan ceramah wirausaha bersama dengan Wempy D. Koto, CEO Wardour & Oxford. Continue Reading »

  • posted by Anindya Jul 7th, 2014

    ANB Dialog KadinBeberapa waktu yang lalu (Jumat 20 Juni), Kadin Indonesia menggelar dialog terbuka dengan capres dan cawapres yang berlaga di Pemilu Presiden 2014 ini. Acara ini kami gelar di Jakarta Theater, mulai pukul 18.30 sampai 22.00 WIB, yang dibagi dua bagian. Pukul 18.30 WIB dialog dengan Pasangan Prabowo-Hatta, dan pukul 20.00 WIB dengan Jokowi-JK.

    Dalam acara dialog yang kebetulan saya ditunjuk sebagai ketua panitia penyelenggara ini, kami mengusung tema “Memilih Pemimpin” dengan subtema “Membangun Perekonomian yang Mandiri, Adil dan Berkelanjutan”. Acara ini selain dihadiri pengurus Kadin pusat dan daerah, juga dihadiri oleh kamar dagang asing (foreign chambers). Para hadirin, bisa ikut bertanya kepada para capres dan cawapres.

    Acara ini, disiarkan oleh dua televisi berita ternama di Indonesia yaitu tvOne dan Metro TV. Juga dipandu oleh dua presenter dari dua televise tersebut yaitu; Alfito Deanova dan Aviani Malik. Continue Reading »

  • posted by Anindya Jun 30th, 2014

    FA_viva Indonesia Finance Today250X370-01Bulan Juni ini  adalah saat yang menggembirakan bagi saya dan seluruh keluarga besar ANTV. Betapa tidak, di bulan ini televisi yang kita cintai ini tercatat menjadi televisi nomor satu di Indonesia.

    Hal tersebut bisa dilihat di data Nielsen yang melakukan pengukuran kepemirsaan televisi di 10 kota besar di Indonesia. Data tersebut menunjukkan ANTV memperoleh audience share sebesar 14,8 persen dari seluruh populasi televisi (Sumber: Nielsen 10 kota, pada seluruh target pemirsa  dalam kurun waktu 13-15 Juni 2014).

    Selain tayangan Piala Dunia 2014 berbagai tayangan andalan ANTV seperti serial Mahabarata, Mahadewa,  Super Deal, beberapa program film kartun memberikan andil cukup besar bagi pencapaian posisi nomor satu tersebut. Kuis Super Deal misalnya, sempat tercatat menjadi kuis nomor satu dengan rating 3,1 dan share 13,3. Continue Reading »

  • posted by Anindya Jun 25th, 2014

    banner-anin-WorldCup2014Pesta sepak bola dunia, Piala Dunia 2014 telah tiba. Milyaran mata penduduk dunia kini terpaku pada perhelatan akbar empat tahunan yang digelar di Brazil itu. Alhamdulillah PT Visi Media Asia Tbk (VIVA) kali ini menjadi media partner dalam menyiarkan seluruh pertandingan sepak bola tersebut di Indonesia.

    Selain layanan yang diberikan VIVA baik siran melalui tvOne, antv, VIVA.co.id, VIVA+, VIVA All, dan lain sebagainya, saya juga punya ide untuk ikut mencoba membuat agar pesta olahraga terpopuler di dunia ini menjadi semakin meriah. Jika masih ingat, dua tahun lalu, saya membuat turnamen World Club Champion Footbal (WCCF) 2012-13. Turnamen game yang diikuti oleh banyak gamer ini adalah pemanasan untuk memeriahkan Piala Dunia (selengkapnya baca di postingan saya ini)

    Untuk memeriahkan Pesta World Cup 2014, saya membuat sebuah kompetisi kecil. Kali ini yang saya tantang bukan para gamer, tapi ahli IT yang tergabung dalam komunitas IT ataupun komunitas digital. Saya menyasar komunitas IT di tiga kota yaitu: Yogyakarta, Malang, dan Bandung untuk mengikuti lomba ini. Continue Reading »

  • posted by Anindya Oct 4th, 2013

    ANB Photo shoot bersama para anggota ABACLast week, President Susilo Bambang Yudhoyono officially launched the 12.7-km Bali Toll Road. It spans beautifully across Benoa Bay, linking Benoa, Ngurah Rai, Nusa Dua on the island resort of Bali. The Bali Toll Road construction uses environmentally friendly methods to minimize water pollution in the surrounding area. Despite all the hype generated by this new toll road, not all infrastructure development in Indonesia has been smooth sailing.

    The Bali Toll Road project suggests that Indonesia has the potential to improve its infrastructure needs in the near future. Indonesia’s active engagement in the Asia Pacific Economic Cooperation (APEC) forum can serve as a catalyst to address our infrastructure deficit which is glaring. A single taxi ride from Soekarno – Hatta International Airport to Jakarta’s CBD is sufficient evidence that we lack an inadequate transport network. This results in traffic congestion which adds significant costs to doing business. In Indonesia, the average logistics cost is 14.08% of total sales. By contrast, the figure is only 4.8% in Japan. Indonesia has made great strides in promoting infrastructure development in recent years. It has improved the environment for foreign direct investment. However, more can and should be done. Continue Reading »