SEARCH :
  • posted by Anindya Feb 1st, 2010

    Garis Start Lomba Run D' Toll Kanci-Pejagan

    Garis Start Lomba Run D' Toll Kanci-Pejagan

    Hari Selasa pekan lalu Presiden RI Bapak Susilo Bambang Yudhoyono meresmikan 10 proyek infrastruktur, termasuk proyek pembangunan jalan tol Kanci-Pejagan. Sebagai pengelola jalan tol itu, Bakrieland dan Bakrie Toll Road mendapat kehormatan menjadi ‘tuan rumah’ untuk kegiatan peresmian sembilan proyek lainnya, yang secara fisik tersebar di seluruh Indonesia.

    Yang menarik, usai peresmian, Presiden Yudhoyono menjadi orang pertama yang membayar karcis tol Kanci Pejagan, di Gerbang tol Mertapada. Bagi pemerintah, acara peresmian ini sendiri merupakan momentum cukup penting, karena masuk dalam daftar pencapaian 100 hari masa pemerintahan kabinet yang baru.

    Tol Kanci Pejagan sendiri merupakan proyek pembangunan ruas tol terpadu yang akan menjadi proyek percontohan ruas-ruas tol berikutnya. Ia merupakan proyek pembangunan tol antarprovinsi yang pertama, yang dilakukan oleh pihak swasta sejak dua dekade terakhir.

    Sebab, ruas ini menghubungkan dua kabupaten, yaitu Kabupaten Cirebon dan Kabupaten Brebes, serta dua provinsi, yakni Provinsi Jawa Barat dengan Jawa Timur. Walaupun panjang ruas tol Kanci-Pejagan ‘hanya’ 35 km, ruas ini merupakan 5 persen dari seluruh ruas tol yang ada di Indonesia, yang totalnya mencapai 650 kilometer.

    Bagi masyarakat di daerah Kanci-Pejagan, tol ini juga tak kalah penting, karena sejak awal, pembangunan ini memang tak hanya dimaksudkan sebagai pembangunan ruas jalan tol semata, melainkan juga pengembangan wilayah yang terintegrasi bagi daerah yang terletak di sekitar jalan tol.

    Presiden SBY menjadi orang pertama yang membayar tol Kanci-Pejagan

    Presiden SBY menjadi orang pertama yang membayar jalan tol Kanci-Pejagan

    Sejak proses pembuatannya, ruas tol ini sudah melibatkan warga sekitar. Pembuatan beton untuk jalan tol yang menggunakan konstruksi Precast Prestressed Concrete Pavement (PPCP), dilakukan dengan menggunakan bahan dan kerikil daerah setempat. Tenaga kerjanya pun berasal dari warga setempat, sehingga proses pembangunan tol ini bisa diselesaikan lebih cepat, namun kekuatan bahannya relatif sangat kuat dan akan tahan lebih lama.

    Untuk mengurangi emisi gas buang kendaraan, di sepanjang ruas jalan ini akan ditanami pohon sengon, yang pengelolaannya dibantu oleh warga. Nantinya setelah pohon ini memiliki nilai ekonomis, masyarakat sekitar diperbolehkan memanennya dan mengambil keuntungan dari pohon itu.

    Setelah pembangunan selesai, pengelolaan ruas jalan tol juga akan melibatkan lebih dari 90 persen putra daerah. 105 dari 115 karyawan pengelola tol ini akan diisi oleh warga sekitar. Tak hanya itu, untuk penguatan ekonomi daerah setempat, pengembang juga bekerja sama dengan pihak BNI, BRI, akan menjalankan program inkubasi melalui pembangunan sentra penjualan UMKM di lahan seluas 2,5 hektar.

    Nantinya, di sentra penjualan itu, pengusaha setempat bisa menyewa tempat untuk memasarkan produk-produknya. Bila pengusaha UMKM itu nantinya berhasil, dia musti pindah dan memberi kesempatan kepada pengusaha UMKM yang baru.

    Diperkirakan, setidaknya akan ada 100-200 UMKM yang akan dilibatkan dalam proyek ini. Saat ini, pembangunan sentra UMKM ini sudah dalam tahap konstruksi, dan ke depannya bisa dikembangkan lagi hingga luasnya sekitar 10 hektar.

    Sesaat setelah aba-aba lari Run D' Toll 10 K diberikan

    Sesaat setelah aba-aba lari diberikan

    Oleh karenanya, selain peresmian secara formal oleh Presiden Yudhoyono, jalan tol ini juga sempat diresmikan secara ‘kasual’ oleh ribuan warga Cirebon, melalui sebuah perlombaan lari “Run D’ Toll” yang dilaksanakan hari Minggu 24 Januari 2010.

    Ini memang sebuah peresmian yang unik. Boleh dikata, baru pertama kalinya terjadi sebuah peresmian jalan tol dilakukan dengan cara berolahraga lari, di jalan tol. Kenapa harus lomba lari? Karena olahraga ini adalah olahraga yang paling murah dan paling egaliter, karena bisa diikuti oleh siapa saja tanpa pandang bulu.

    Maka, perlombaan lari ini juga dikelompokkan menjadi beberapa kategori, yakni kategori untuk atlet, pelajar, umum, TNI & Polri, serta kategori Fun Run, dengan jarak 5 km maupun 10 km. Yang hadir pun beragam, mulai dari atlet PASI nasional, hingga artis-artis terkenal mulai dari Kiki Amalia, Tommy Kurniawan, Terry Putri, dan Ibnu Jamil.

    Siapapun bisa turut lomba ini, baik yang ingin serius, maupun yang ingin santai. Bagi saya sendiri, rute lomba tol Kanci-Pejagan merupakan medan yang cukup panas. Walaupun sampai 3-4 km pertama saya sempat semangat, namun setelah itu saya mulai kerepotan juga.

    Berlari di Run D' Toll 10K Kanci-Pejagan

    Berlari di Run D' Toll 10K Kanci-Pejagan

    Saya jadi ingat, waktu saya lari, ada anak perempuan, umurnya sekitar 10 tahun. Larinya cepat sekali. Bahkan, walaupun anak itu ‘nyeker’ atau tidak pakai sepatu, dia bisa menyusul dan meninggalkan saya di belakang. Ternyata baru-baru ini, justru lagi ramai di perbincangkan di internet, tentang manfaat ‘nyeker’ saat berlari. Tapi sepertinya, buat saya, tetap akan pakai sepatu, kali ya   :-)

    Nyeker atau pakai sepatu, tak masalah, yang penting semuanya bisa sehat dan bugar. Yang tak kalah penting, pesan dari perlombaan lari itu, siapapun, khususnya warga di sekitar lokasi jalan tol, mulai bisa menikmati manfaat dari keberadaan ruas jalan tol baru ini.

    Dengan kelarnya pembangunan ruas tol ini, ‘Garis Start’ sudah dibentangkan di gerbang Tol Kanci-Pejagan. Seperti halnya olahraga lari yang bisa menyehatkan sekujur badan, semoga saja ruas tol ini nantinya juga bisa menyegarkan denyut perekonomian dan pembangunan di daerah sekitar Kanci hingga Pejagan.

    Share this post
    • Print this article!
    • Facebook
    • Twitter

18 Responses to “Garis Start di Tol Kanci-Pejagan”

  1. Assalamualaikum wr. wb
    selamat om!
    Btw, ngga kelelahan lari 10k? he he. Kalau lihat dari video di youtube, keren juga pihak swasta bisa bikin jalan toll. Diwawancara dalam keadaan lelah rasanya gimana? Harus ngomong dalam keadaan kecapean dan mungkin agak susah konsentrasi ya.

    Saya suka cara om berbicara dan menulis artikel :-)

    Thanks.

    • Anindya says:

      Walaikum salam wr wb. Lumayan juga sih, soalnya medannya di Cirebon panas. Waktu sampai finish, masih ngos-ngosan langsung diberondong pertanyaan oleh wartawan… Terpaksa harus ambil nafas lebih dalam :D Terimakasih ya Nabila..

  2. dian says:

    harusnya pak presiden diajak lari biar seru..hehehe
    saya dengar tol ini mengakomodasi pedagang dan usaha kecil..mantab..sukses

  3. joni says:

    Pak Anin masih kuat lari ya, hebat juga. Pas saya buka-buka artikel tentang Bapak, ternyata pernah menjadi atlet triatlon ya Pak. Salutt…
    Untuk peresmian jalan tol…Thanks to Bakrie Toll, Insya Allah pulang kampung makin lancar…

  4. ALRIS says:

    Assalamualaikum wr. wb.
    Selamat pak Anin, semoga diikuti dengan pembangunan tol berikutnya yang memberikan manfaat nilai tambah bagi masyarakat sekitar. Saya salut selama pembangunan jalan tol ini, tidak timbul gejolak dari masayarakat yang diganti untung tanahnya. Selama ini pembebasan lahan untuk jalan tol selalu ricuh. Blog saya boleh juga di tampangin logo bakrieland, bakrie telecom atau perusahaan bakrie lainnya. Yang penting simbiosis mutualisme, :)
    Salam
    http://alrisblog.wordpress.com

  5. Esel says:

    Hehehe…iya tuh kayaknya seru juga kalau Pak Beye ikutan lari marathon, tapi jangan 10 KM, kasihan ntar sakit, 100 meter aja… :)

  6. Selamat Buat peresmiannya mas Anin, Semoga menjadi percontohan untuk proyek-proyek infrastruktur di seluruh Indonesia.
    Sukses selalu buat Bakrie Group

  7. Assalamu’alaikum Wr. Wb.

    Selamat atas peresmian Jalan Tolnya, Pak. Salut untuk Bapak dan seluruh anggota tim dari Bakrieland dan Bakrie Toll. Satu lagi inovasi atau terobosan dari kelompok usaha Bakrie Group, yang mampu mensinergikan proyek pembangunan infrastruktur nasional dengan tidak melupakan, bahkan memberdayakan potensi-potensi lokal. Semoga dapat menjadi teladan bagi proyek-proyek sejenis, maupun proyek-proyek pembangunan yang lain, dari mulai Sabang sampai Merauke.

    Viva Indonesia!!!…

    Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

  8. ferry fr says:

    Nah, ini bisa di jadikan model dalam pembangunan, dimana investor melakukan CSR sekaligus Go Green yang sekarang sedang menjadi issue penting,mudah2an dapat diikuti oleh yang lainnya dalam melakukan pemberdayaan masyarakat.
    Bravo !!

  9. Ka Anin ini hebat…dari 5 orang anggota TNI yang ngawal ka Anin..yang nyampe finish cuman 3..hehehe

  10. JONIAR says:

    Selamat ya untuk Bakrie Groups khusus nya di bawah pimpinan Bpk Anin…atas peresmian 35 km Tol yang senbagai penghubung 2 kabupaten brebes-Cirebon
    semoga usaha & Bisnis tetap maju….& Sukses….selalu Amienn
    kami keluarga Lampung dukung 100% pengusaha dalam negri…

  11. Taufiqurrahman Tenriajeng says:

    Assalamu ‘Alaikum Wr.Wb.

    Pak Anin selamat atas peresmian jalan tolnya. salut buat Pak Anin yang begitu bersemangat membangun dan memajukan negeri kita di segala bidang melalui kelompok usaha Bakri Group. Tapi Pak Anin, alangkah tidak bijaksananya kalau pembangunan itu tidak merata bagi wilaya negara kita, tentu akan terjadi ketimpangan pembangunan dan sosial masyarakat. Jadi, Kapan neh Bakri Group melebarkan lagi usaha sampai bagian Timur Indonesia (Sulawesi, Maluku, dan Papua). Saatnya mensejahterakan Indonesia Timur lho Pak Anin biar tidak ada lagi gap antara Barat dengan Timur Indonesia yang semakin mempertajam keingingan untuk merdeka.
    Sukses buat Pak Anin dan Keluarga Besar Bakri Group.
    Salam dari Makassar.

  12. yusuf says:

    sukses boss untuk terus berbagi dengan rakyat, seandainya sy berada di dkt jaln tol maka aku akan full untuk ikutin program UMKM, nya, cuman gmn kelanjutan setelah di inkubasi kalo harus keluar dari area usahanya, apa ga kolaps lagi UKMnya,?
    saya aku bukan di pantura jawa tapi di selantan jawa.

  13. emmet24son says:

    usul pak, tol di sekitaran jabodetabek juga banyak yang belom beres. bisa minta tolong diberesin? :D

  14. arfandi says:

    Bang Anindya Bakrie Yth

    selamat atas peresmian Tal Kanci, semoga semakin banyak investasi bidang infrastruktur yg dikuasai Bakrie Group untuk kemajuan ekonomi bangsa.
    saya jg ingin menghimbau kiranya Bakrie Group dapat berinvestasi di INFRASTRUKTUR DASAR, menjanjikan loh….
    dan saya bersedia menjelaskannya secara detail.
    sukses selalu dan semoga selalu selangkah di depan.
    contact. 081384285296

  15. Surya Timur says:

    Bravo Bakrie, bravo Bakrie Untuk Negeri. Selalu memikirkan apa yang masih bisa dilakukan untuk rakyat negeri ini agar dapat lebih mandiri dan kokoh dalam berdampingan dengan bangsa lain. Setara kemampuannya, setara ilmunya. Bravo.
    Koreksi kecil, Tol menghubungkan Jawa Barat dengan Jawa Tengah, bukan dengan Jawa Timur.

  16. Riana Afriadi says:

    Assalamualaikum..

    Pak Anin mudah2an selalu sehat?
    Dalam rangka membantu pembangunan infrastruktur jalan tol yang dikembangkan Bakrie Toll, kami siap dalam penyediaan PJUTS (Penerangan Jalan Unit Tenaga Surya) berbasis lampu LED. Lebih tahan lama, berumur 50.000 jam.

    Apabila berkenan silahkan kunjungi:
    http://www.facebook.com/pages/I-Love-LED/190438380968635?v=wall

    Trims.
    Semoga kesehatan selalu dilimpahkan Allah SWT kepada bapak dan keluarga.

    • Fathurrozy says:

      peresmian jalan tol cirebon menandai gemuruh tangis masyarakat lapindo yang peresmiannya didukung oleh susilo B yudhoyono. belum kelar dengan kasus lapindo di sidoarjo jawa timur, bakrie membuat lahan baru di cirebon. ironisnya, santer terdengar issue korban lapindo sebagai “sandra politik” capres bakrie 2014.

Leave a Reply

Spam Protection by WP-SpamFree